Kamis, 24 Desember 2015

Penyair Saksi Ibu Melihat Reformasi

Penyair :


Ade Suryani
Ardi Susanti
Diana Roosetiandaro
Dian Hartati
Dyah Setyowati
Gia Getiawati Gheeah
Hartati
Haryatiningsih
Julia Hartini
Mariyana Hanafi
Nieranita
Putri Akina (Putri Sakinah)
Rofiah Ross
Seruni Unie
Sri Sunarti Basuki
Sua S Hardjno
Tasinah
Wahyu Cipta
Wulan Ajeng Fitriani

Helmi Setyawan

Helmi Setyawan seorang penyair dan juga Guru Bahasa Inggris SMP Negeri 1 Adiwerna Tegal.

Jen Kelana

Jen Kelana,Lahir di Nganjuk (Jatim), besar di Sumut dan Jambi. Menulis puisi, cerpen, feature, esai, artikel, dan karya ilimiah. Puisi dan cerpennya terangkum dalam antologi tunggal dan bersama. Sebagian karyanya dipublikasikan di media massa dan media digital. Hobby elektronik, hardware, software, komputer dan web develover di samping menekuni bidang matematika, statistika, dan penelitian pendidikan. Aktifitas sebagai pengajar di STKIP YPM Bangko. Alamat  : STKIP YPM Bangko Jl. Talangkawo – Dusun Bangko – Merangin, Jambi  37314

Muhammad Lefand

Muhammad Lefand, penulis yang lahir di Sumenep Madura dengan nama Muhammad, sekarang tinggal di Ledokombo Jember. Adalah seorang perantauan yang senang menulis puisi dan kata-kata indah. Lulusan MA An-Nawari Seratengah Bluto Sumenep dan Universitas Islam Jember. Naskah puisinya pernah menjadi juara 3 pada Sayembara Penulisan Naskah Buku Pengayaan PUSKURBUK Kemendikbud. Biografinya dimuat di buku “Enseklopedi Penulis Indonesia” (FAM Publishing: 2014). Karya-karyanya sudah banyak dimuat di berbagai media baik cetak maupun elektronik, di antaranya di majalah Sastra Horison, Mimbar, Sastra Mata Banua, Tabloid GAUL dan lainnya. Sering mengikuti pertemuan-pertemuan sastrawan baik tingkat nasional maupun Internasional di antaranya: Temu Penyair Asia Tenggara di Cilegon Banten, Road Show PMK 18 di Sumenep Madura, PMK 26 di Pasuruan dan PMK 28 di Surabaya, Temu Penyair Memo untuk Presiden di Blitar, Malang dan Surabaya dan pertemuan lainnya. Antologi puisi tunggalnya berjudul “Satu Kaca Dua Musim” (Pena House Publishing: 2014). Selain itu karya-karyanya juga termuat dalam Antologi puisi Memo untuk Presiden (2014), Lentera Sastra II (2014) Metamorfosis (2014), Kitab Puisi Cinta Kota Batik Dunia (2015), Siraman Cinta (2015) dan Puisi 2koma7 (2014). Bisa dihubungi lewat FB: Muhammad Lefand Alamat tinggal: Jl. Cumedak No 118 (Sebelah timur Polsek Ledokombo) Sumberlesung Ledokombo Jember 68196

Marsetio Hariadi

Marsetio Hariadi, adalah penyair dan seniman tinggal di Surabaya.

Nanang Suryad

Nanang Suryadi, lahir di Pulomerak, Serang pada 8 Juli 1973. Aktif mengelola fordisastra.com. Buku-buku puisi yang menyimpan puisinya, antara lain: Sketsa (HP3N, 1993), Sajak Di Usia Dua Satu (1994), dan Orang Sendiri Membaca Diri (SIF, 1997), Silhuet Panorama dan Negeri Yang Menangis (MSI,1999) Telah Dialamatkan Padamu (Dewata Publishing, 2002), BIAR! (Indie Book Corner, 2011), Cinta, Rindu & Orang-orang yang Menyimpan Api dalam Kepalanya (UB Press, 2011) sebagai kumpulan puisi pribadi. Sedangkan antologi puisi bersama rekan-rekan penyair, antara lain: Cermin Retak (Ego, 1993), Tanda (Ego- Indikator, 1995), Kebangkitan Nusantara I (HP3N, 1994), Kebangkitan Nusantara II (HP3N, 1995), Bangkit (HP3N, 1996), Getar (HP3N, 1995 ), Batu Beramal II (HP3N, 1995), Sempalan (FPSM, 1994), Pelataran (FPSM, 1995), Interupsi (1994), Antologi Puisi Indonesia (Angkasa-KSI, 1997), Resonansi Indonesia (KSI, 2000), Graffiti Gratitude (Angkasa-YMS, 2001), Ini Sirkus Senyum (Komunitas Bumi Manusia, 2002), Hijau Kelon & Puisi 2002 (Penerbit Buku Kompas, 2002 ), Puisi Tak Pernah Pergi (Penerbit Kompas, 2003), Dian Sastro for President #2 Reloaded (AKY, 2004), Dian Sastro for President End of Trilogy (Insist, 2005), Nubuat Labirin Luka Antologi Puisi untuk Munir (Sayap Baru – AWG, 2005), Jogja 5.9 Skala Richter (Bentang Pustaka - KSI, 2006), Tanah Pilih, Bunga Rampai Puisi Temu Sastrawan Indonesia I (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi, 2008), Pesta Penyair Antologi Puisi Jawa Timur (Dewan Kesenian Jawa Timur, 2009).

Navys Ahmad,

Navys Ahmad,lahir di Tangerang, 1977. Ia menjadi guru bahasa Indonesia dan membina Sanggar Sastra Drama Siswa di MTsN Tigaraksa (2005-sekarang) dan SMAN 8 Kab. Tangerang (2004-2013).  Membimbing siswa dalam berbagai ajang prestasi dan apresiasi: menulis dan baca puisi, bercerita, serta teater. Tiga kali meraih penyutradaraan terbaik Festival Teater Pelajar Banten, Teater Kafe Ide (2009-2012). Juara mendongeng dan menulis cerita rakyat (2011), menulis Legenda Cisoka dalam buku kumpulan cerita rakyat Kabupaten Tangerang (2011) dan juara menulis cerita rakyat (2015) di Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Tangerang.  Diundang menghadiri pertemuan sastrawan Tifa Nusantara 2, 2015, Dewan Kesenian Kabupaten Tangerang. Puisinya terkumpul dalam Memo untuk Wakil Rakyat, Forum Sastra Surakarta (2015), dan antologi 123 Sajak Kepahlawanan, Nitramaya Magelang (2015). Tinggal di Balaraja, Tangerang.

Nunung Noor El Niel

Nunung  Noor El Niel Tempat/Tgl lahir :  Jakarta , 26 September Pekerjaan         :  TicketingBuku     : - Solitude, penerbit Teras Budaya Jakarta 2012 Penerbit Teras Budaya Jakarta 2012 (kumpulan puisi tunggal ) - Perempuan Gerhana,penerbit Teras Budaya Jakarta 2013 (kumpulan puisi tunggal ) - KISAS   penerbit Teras Budaya Jakarta 2014 (kumpulan puisi tunggal ):   Pinangan, Penerbit Teras Budaya, th 2012-2013.( Kumpulan puisi bersama 35 penyair grup FB. ):   METAMORFOSIS,Penerbit Teras Budaya 2015 (Kumpulan Puisi bersama 50 penyair grup DSJ)    :   Antalogi Puisi Bersama “ Habis Gelap Terbitlah Sajak “ :   Antalogi Puisi bersama  27 penulis “ Kidung Rindu Pelangi Sukma”: Antalogi Hari Puisi Indopos 2013 “ Bersepeda ke Bulan  “    dan    “NUN” 2014            
: Antalogi Komunitas Ruang Aksara  2015  ”Nyanyian Para Pencinta”      

Rg Bagus Warsono

Rg Bagus Warsono, Menulis sejak bangku sekolah berupa puisi di Pikiran Rakyat Edisi Cirebon, dan sejak tahun 1985 menulis puisi, cerpen, cerpen anak dan artikel di berbagai media massa di antara lain majalah Gentra Pramuka, Bekal Pembina, Mingguan Pelajar, Pikiran Rakyat, Suara Karya, Binakop, Bhinneka Karya Winaya, Suara Guru, dan Suara Daerah. Buku puisinya antara lain Bunyikan Aksara Hatimu 1992 diterbitkan Sibuku Media  2014 {1} ; Jangan Jadi sastrawan , Indhi Publishing 2014 {2}; Jakarta Tak Mau Pindah diterbitkan  Indhie publishing, Jakarta 2014 {3}; Si Bung, Leutikaprio , Yogyakarta 2014 {3}; Surau Kampung Gelatik  diterbitkan  Sibuku Media , Jogyakarta 2015 {1} dan Mas Karebet , Sibuku Media , Yogyakarta 2015 {1}. Selain sebagai penyair, dia mendirikan Himpunan Masyarakat Gemar Membaca (HMGM). Sebagai seorang sastrawan ia dikenal  juga seorang pelukis {4}yang tinggal di sanggar sastra dan lukis Meronte Jaring di Indramayu Jawa Barat Indonesia 

Rini Garini

Rini Garini,lahir di Majalengka dengan nama Rini Garini, seorang ibu rumah tangga yang sering menulis karya sastra online. Ia berdomisili di Bandung, lulusan Unpad tahun 1988, Jawa Barat. Puisinya pernah dimuat di Kompasiana dan cerpennya sering dimuat di Baltyra. Terakhir tulisannya dimuat di Kitab Karmina Indonesia.

Riswo Mulyadi

Riswo Mulyadi, lahir dengan nama Riswo anak seorang petani bernama Mulyadi yang lahir di Banyumas Tahun 1968, mulai aktif menulis puisi tahun 2012. Beberapa puisinya terhimpun dalam beberapa antologi bersama : Mendaras Cahaya (2014), Jalan Terjal Berliku Menuju-Mu (2014), Nayanyian Kafilah (2014), Memo Untuk Presiden (2014), Metamorfosis (2014), 1000 HAIKU Indonesia (2015), Surau Kampung Gelatik (2015),
Kini tinggal di Desa Cihonje Kecamatan Gumelar, pinggiran Barat kabupaten Banyumas Jawa Tengah,. Alamat Rumah : Karanganjog RT 002 RW 09 Desa Cihonje Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas, 53165. Sekarang aktif sebagai tenaga pendidik di MI Ma'arif NU 1 Cilangkap Kecamatan Gumelar, Banyumas.

Dewa Putu Sahadewa

Dewa Putu Sahadewa, lahir di Bali 23 Februari 1969, memasuki fakultas kedokteran, tulisanya banyak dimuat di media local dan national, puisinya turut dalam beberapa antologi nasional, penyair ini tinggal di Kupang NTT.

Samsuni Sarman.

Samsuni Sarman. Banjarmasin. Kal.Selatan. Guru dan Blogger yang suka menulis artikel budaya, sastra, wisata dan pendidikan. Antologi yang diterbitkan antara lain TAMBANGAN oleh Forum Diskusi Sastra 'Poetica' Banjarmasin (1986), antologi bersama Festival Puisi se Kalimantan di Taman Budaya Propinsi Kalsel dan HIPSI Kalsel (1992), antologi puisi 'TAMU MALAM' oleh HIMSI Kalsel dan Taman Budaya Propinsi Kalsel (1993), antologi puisi 'BIAS KACA' terbitan sendiri (1994), antologi puisi 'RIMBUN TULANG' sepuluh penyair Marabahan (1994), antologi puisi 'Kepada Sahabat; oleh Dewan Bahasa dan Pustaka Cawangan Sabah (2013) bersama penyair Malaysia dan Kalimantan, antologi Puisi Menolak Korupsi (2013) oleh Forum Sastra Surakarta, antologi puisi 1000 Haiku Indonesia oleh Kosa Kata Kita Jakarta (2015) Antologi Memo Untuk Wakil Rakyat (2015) oleh Forum Sastra Surakarta.

Slamet Widodo

Slamet Widodo Lahir. Solo, 29 febuari 1952, Pendidikan. SD Pangudi Luhur Purbayan SoloSMP Bintang Laut SoloSMA Santo Yosep SoloInstitut Teknologi Bandung (Arsitektur)Pekerjaan WiraswastaKarya A Buku kumpulan Puisi :
1 Potret Wajah Kita (Kumpulan puisi 2004)2 Bernafas Dalam Resesi (Kumpulan puisi 2005)3 Kentut (Kumpulan puisi 2006)4 Selingkuh (Kumpulan puisi 2007)
5 Simpenan (Kumpulan puisi 2009)6 Namaku Indonesia (Kumpulan puisi anak 2012)7 Ijab Kibul (Kumpulan Puisi 2013). Penghargaan atas karya :"Hutanku meratap" mendapat penghargaan1. World Bank's Program on the social dimension
on Climate Change "Vulnerability exposes Micro Docomentary film contest 2009
2 Asia Oceanea New Comer Award 2009(Japan Wildlive Film Festival )
A Slamet Widodo tidak pernah belajar sastra tapi tak pernah berhenti menulis puisidan lirik lagu.

Sunaryo JW

Sunaryo JW, Lahir di Desa Batang Pane II, Kabupaten Padang Lawas Utara, 16 Oktober 1994. Mahasiswa STKIP “Tapanuli Selatan” Padangsidimpuan; Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia. Ia, bergabung dengan Sanggar Menulis Tapsel yang dibina oleh Budi Hatees sejak 2014.
Melihat keadaan yang terjadi dan dengan latar belakang yang kuat tentang derita kehidupan akibat ketidakadilan, maka ia sekarang tengah konsentrasi menulis sajak-sajak sederhana bertema kritik sosial, dan pembelaan terhadap orang-orang yang mengalami tindak ketidakadilan.

Suyitno Ethex

Suyitno Ethex, Lahir di Mojokerto, belajar menulis secara otdidak, puisi, cerpen da esainya tersebar di media masa regional dan nasional, mengisi berbagai antologi bersama nasional seperti, Puisi Menolak Korupsi, Lumbug Puisi , Tifa Nusantara , dan lain-lain, Aktif di Dewan Kesenia Mojokerto, tinggal di Jl. S. Parman, Modopuro Mojosari, Mojokerto-61382.

Ustadji Pantja Wibiarsa

Ustadji Pantja Wibiarsa , adalah penyair dari Kutoarjo, Purworejo, Jawa Tengah.
 lahir di Yogyakarta, 4 Agustus 1961. Alumnus IKIP Semarang jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia S1, Ketua Sanggar Kalimasada Kutoarjo, Komite Sastra Dewan Kesenian Purworejo, dan guru Bahasa, Sastra, dan Teater di beberapa sekolah. Aktif menggiatkan penulisan sastra melalui sanggar sastra bagi anak-anak dan remaja di wilayah Purworejo. Karya-karyanya berupa puisi, cerpen, artikel, cerita anak, dongeng, dan naskah lakon, berbahasa Indonesia dan Jawa. Buku antologi karya sastra bersamanya, di antaranya: Puisi-puisi Penyair Jawa Tengah (Komite Sastra Indonesia Dewan Kesenian Jawa Tengah, 2011), Sesotya Prabangkara ing Langit Ngayogya (kumpulan puisi Bahasa Jawa, Pesan Trend Budaya Ilmu Giri Yogyakarta, 2014), Para Penari (kumpulan cerpen, Lingkaran Komunikasi, Batu, Jatim, 2002)  Buku sastra tunggalnya di antaranya “Bocah-bocah Berbenah dan Melangkah” (kumpulan puisi) dan “Bajang Caplok” (kumpulan naskah lakon). Alamat di Gang Cokroasmo, Senepo Timur RT 01 RW 01 No. 61, Kutoarjo 54212, Purworejo, Jawa Tengah.

Tonganni Mentia

Tonganni Mentia ,lahir di Toraja. Menyuarakan Malu Aku Jadi Orang Indonesia karya Taufik Ismail dalam Lomba Baca Puisi tingkat SMA se-Kecamatan Makale, Tana Toraja, 2004. Mengikuti Lomba Cipta Baca Puisi FIB Universitas Hasanuddin dan meraih juara 1 dengan judul Ada Maling di Rumah Rakyat, 2004. Puisinya Nakke Nakku’ka dan Meski Tak Saling terbit dalam buku Isis dan Musim-Musim, Kumpulan Puisi Penulis Perempuan Indonesia Timur, 2014. Perjalanan dan Ketika Aku Lupa terselip dalam buku antologi Dik, Sebuah Ikrar, sebuah mahar pernikahan sahabat di Makassar, 2015. Persediaan Kegembiraan termasuk dalam buku antologi hadiah setahun pernikahan sahabat di Bogor, 2015. Patani Nenek sebuah puisi tentang kuburan Toraja termaktub dalam antologi puisi TIFA Nusantara 2, DKKT dan Disporabudpar Kabupaten Tangerang, 2015. Mengarak Cumulonimbus terekam dalam antologi Puisi Hijau/ LCPGSH Suratto Green Literary Award, 2015. Saat ini masih belajar mengembangkan karyanya seputar susastra Toraja, kampung halamannya.

Wans Sabang

Wans Sabang lahir di Jakarta. Aktif berpuisi di Forum Sastra Bekasi dan mengajar Creative Writing di SDIT Nur Hikmah, Bekasi. Buku Antologi Puisi terbarunya adalah Tifa Nusantara 2 (2015) dan Negeri Langit (DNP 6, 2015

Wardjito Soeharso

Wardjito Soeharso,Multistatus. Pegawai Negeri. Widyaiswara. Dosen. Penyair. Suami dari satu istri. Ayah dari tiga anak. “Ayah” dari banyak anak yang mengangkatnya sebagai ayah. Pecinta tulen. Cinta profesi. Cinta istri. Cinta anak. Cinta sahabat. Juga cinta puisi. Hidupnya didedikasikan pada cinta.
Prinsip hidupnya sederhana saja: Hidup harus penuh dengan cinta, karena cinta itu adalah peduli, peduli itu berbagi, dan berbagi itu memberi. Jadi, tidak ada kata minta dalam cinta. Berbagai karya yang pernah diterbitkan antara lain: Antologi Puisi Mendung Di Atas Kota Semarang (Indie,1983), Penerbitan Pers di Indonesia: Dari Undang-Undang Sampai Kode Etik (Aneka Ilmu, Semarang, 1994), Antologi Puisi Penulismuda (Media E-Solusindo, Semarang, 2007), Yuk, Nulis Puisi (Percetakan Negara RI, Surabaya, 2008), Yuk, Nulis Artikel (Media E-Solusindo, Semarang, 2009), Phantasy Poetica-Imazonation (pm-publisher, Semarang, 2010), Ide, Kritik, Kontemplasi (pm-publisher, Semarang, 2010). Puisi Menolak Korupsi Buku I dan IIb (Forum Sastra Surakarta, 2013). Dan banyak artikel lepas yang dimuat di berbagai media massa.
2014/1/4 wardjito soeharso

Wirol O. Haurissa.

Wirol O. Haurissa. Lahir di Ambon Maluku, 1 September 1988. Sarjana Sains Teologi, Fakultas Filsafat Teologi di Universitas Kristen Indonesia Maluku. Dan study Magister Ilmu Susastra, Universitas Kristen Petra, Surabaya.
Aktivitas sehari: menulis puisi, cerita pendek dan skrip teater, mendirikan Bengkel Sastra Batu Karang, menjalani pementasan-pementasan independen teater dan sastra di kota Ambon, kota Depok dan kota Salatiga. Puisi dan esai tersebar di media online. Beberapa puisi termuat dalam Antologi Penyair Maluku Biarakan Kami Bakale, Revolusi cendrawasih, Mata Aru dan Pemberontakan Dari Timur, Sastra Kepulauan VIII. Pernah menjadi juara satu lomba Menulis dan baca Puisi SeUniversitas Swasta Wilayah XII Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat di Ternate. Pernah menjadi juri Lomba Baca Puisi Pelajar seSMP di pulau Ambon dalam memperingati Hari Ulang Tahun Merah Saga. Pernah menjadi Fasilitator Pelatihan Cipta dan Baca Puisi Perdamaian di Pusat Studi Perdamaian, Pascasarjana Teologi UKIM Ambon.

Yuditeha

Yuditeha, penulis puisi, cerpen dan novel yang hobi melukis wajah-wajah dan bernyanyi puisi. Aktif di komunitas sastra alit Surakarta. Hujan Menembus Kaca (2011) adalah buku puisinya. Komodo Inside (Grasindo, 2014) adalah novel pertamanya. Tinggal di Jaten RT. 01 RW. 14 Karanganyar-Surakarta. Blog : yuditeha.wordpress.com

Zaeniboli lahir di flores 1982

Zaeniboli lahir di flores 1982 ,aktif di sastra kalimalang sebagai inventaris karya untuk halaman sastra kalimalang,Sejak 2013 –sekarang  .


Sastrawan Antologi Sakarepmu

Penulis :

Aan Jasudra (Lahat)
Agustav Triono (Banyumas)
Ali Syamsudin Arsi ( Banjarbaru)
Aloeth Pathi (Pati)
Anggi Putri (Surabaya)
Anggoro Suprapto, (Pati)
Arif Khilwa (Pati)
Ary Sastra(Tanjungpinang)
Buana K.S (Muara Bungo)
Budhi Setyawan (Bekasi)
Dasuki Kosim (Indramayu)
Denis Hilmawati T (Karanganyar)
Diah Natalia (Jakarta Timur)
Eddie MNS Soemanto (Padang)
Eri  Syofratmin (Muara Bungo)
Fernanda Rochman Ardhana (Jember)
Fitrah Anugerah (Bekasi)
Fitriyanti (Indramayu)
Gampang Prawoto(Bojonegoro)
Gunta Wirawan (Singkawang Kalimantan Barat)
Harkoni Madura (Sampang)
Haryatiningsih (Indramayu)
Hasan Bisri BFC (Bogor)
Helmi Setyawan(Tegal)
Heru Mugiarso (Semarang)
Iis Sri Pebriyanti ( Indramayu)
Jen Kelana (Nganjuk)
Marsetio Hariadi (Surabaya)
Muhammad Lefand (Jember)
Nanang Suryadi (Serang)
Navys Ahmad  (Tangerang)
Novia Rika (Jakarta)
Nunung Noor El Niel ( Denpasar)
Nur Fajriyah (Indramayu)
Osratus ( Sorong)
Rg Bagus Warsono (Indramayu)
Rini Garini (Maalengka)
Riswo Mulyadi (Banyumas)
Riza Umami (Indramayu)
Sahadewa (Kupang)
Samsuni Sarman (Banarmasin)
Sokanindya Pratiwi Wening (Medan)
Slamet Widodo (Solo)
Sunaryo JW (Tapanuli)
Sus S . Hardjono (Sragen)
Suyitno Ethex (Mojokerto)
Tonganni Mentia (Toraja)
Tutik Hariyati S (Indramayu)
Ustadji Pantja Wibiarsa (Purworejo)
Wadie Maharief ( Yogyakarta)
Wahyu Hidayat(Banyuwangi)
Wans Sabang (Bekasi)
Wardjito Soeharso(semarang)
Wirol Haurissa (Ambon)
Yuditeha (Solo)
Zaeni Boli (Bekasi)











Muakrim M Noer Soulisa


Muakrim M Noer Soulisa, lahir di  Hila (Ambon) 11 April 1986, penyair ini tinggal di Maluku Tengah , Maluku.

Selendang Sulaiman

Selendang Sulaiman, Lahir di Sumenep, Madura 18 Oktober 1989. Puisi-puisinya tersiar diberbagai media massa nasional, dan telah menulis antologi puisi.  


Yose Rizal Triarto

 Yose Rizal Triarto, lahir di Cirebon 5 Desember 1985, memasuki fakultas MIPA di Semarang, dan tinggal di Yogyakarta.


Ni Made Rai Sri Artini

Ni Made Rai Sri Artini , lahir di Denpasar 17 Nofember 1978 , perempuan penyair ini tinggal di Badung Bali.

Fitry Nurul Hanie

Fitry Nurul Hanie, lahir 23 April 1992 di Padangsidimpuan, Sumatera Utara, puisi-puisinya turut dalam beberapa antologi bersama nasional, tinggal di Medan Sumatera Utara.

Wahyu Hidayat

 Wahyu Hidayat,lahir di Banyuwangi, 28 Oktober 1995, puisi-puisinya ikut dalam antologi bersama nasional, penyair ini tinggal di Banyuwangi Jawa Timur.

Norol Fahriah


Norol Fahriah, lahir di Bahaur pada tanggal 16 Oktober 1991, perempuan penyair ini tinggal di Pulau Pisau Kalimantan Tengah.


Syarifuddin Arifin


Syarifuddin Arifin , lahir di Jakarta 1 Juni 1956, memasuki  Akademi Ilmu Komunikasi (AIK) dan ST-KIP Sumbar,
Menulis puisi dan cerpen yang dimuat di berbagai media cetak nasional serta antologi bersama nasional.Pada 2014 menerima Anugerah Puisi Dunia 2014 dari Numera Malaysia, penyair ini  tinggal Padang.


Sofyan RH. Zaid

Sofyan RH. Zaid, Lahir di Sumenep 08 Januari 1986. memasuki fakultas Falsafah Agama Universitas Paramadina Jakarta,  karyanya dimuat dalam media cetak nasional, serta turut dalam beberapa antologi bersama nasional, penyair ini tinggal di Bekasi Jawa Barat. 

ALIAS

ALIAS, lahir di Wakatobi  11 Agustus 1986, tinggal di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara.

Alek Brawijaya

Alek Brawijaya, lahir di Teluk Kijing Sumatera Selatan, 11 mei 1992. Tulisannya pernah dimuat di Koran lokal dan beberapa media nasional, turut serta dalam beberapa antologi bersama nasional

Rabu, 23 Desember 2015

Hasan Maulana A.G


Hasan Maulana A.G lahir subang 22 September 1995, penyair ini tinggal di Subang Jawa Barat.

Sumrahadi / Munadi Oke


Sumrahadi nama lainnya adalah Munadi Oke
Lahir di Jakarta 17 Mei 1975 051975 , penyair ini  Painan,Sumatera Barat.

En Kurliadi Nf


En Kurliadi Nf nama aslinya Kurliadi penyair kelahiran Sumenep. Puisinya termuat dalam beberapa antologi nasional, penyair ini tinggal di Bekasi Jawa Barat.

Ari Susanto

Ari Susanto memasuki UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, penyair ini tinggal di Kebumen Jawa Tengah.

Ayu Kusuma Dewi

Ayu Kusuma Dewi, adalah penyair yang tinggal di Maumere
 Nusa Tenggara Timur.

Devi Yulianti Wafiah

Devi Yulianti Wafiah lahir di Majalengka 9 Juni 1995, penyair ini tinggal di Majalenga Jawa Barat.

Ahmad Samuel Jogawi


Ahmad Samuel Jogawi penyair ini lahir di kota Pekalongan, memasuki  Bahasa dan sastra Indonesia di Universitas Pekalongan.Turut serta dalam  antalogi Puisi Menolak Korupsi, antalogi Penyair Titik 13, antalogi penyair 18 November.

Shonhaji


 Shonhaji ,  penyair ini tingal di Sedati, Sidoarjo Jawa Timur.

Purwanto


Purwanto , penyair ini adalah seorang mahasiswa ini tinggal di Surakarta

Elvandarisa Astandi


Elvandarisa Astandi, Lahir di Gresik, 19 Februari 1993 memasuki fakultas  Ekonomi Pembangunan Universitas Negeri Malang. Tulisannya dimuat di Koran local dan puisi-puisinya turut dalam atologi bersama nasional, tinggal di Kota Malang.



Tri Okta Argarini


Tri Okta Argarini, adalah seorang perempuann penyair  dan tinggal di Kediri-Jatim

Seruni Unie

Seruni Unie, karya-karyanya telah banyak dimuat diantologi- antologi bersama nasional, perempuan penyair ini tinggal di Solo.

Imamah Fikriyati Azizah



Imamah Fikriyati Azizah lahir di Klaten, 18 Agustus 1995 memasuki
Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret, dan tinggal di Klaten.


Tara Kartika Soenarto


Tara Kartika Soenarto,  lahir di Denpasar, 21 Januari 1995 penyair ini tinggal di Banjarsari Surakarta

Andre Wijaya


Andre Wijaya. Penyair muda ini lahir di Binjai, 26 Oktober 1997 aktif menulis di berbagai aaktifitas sastra di Binjai Sumatera Utara.

Edi Purwanto


Edi Purwanto, lahir di Sindangsari, Natar, Lampung Selatan pada 7 Juli 1971, memasuki fakultas Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah, Universitas Lampung. Sejumlah puisinya termuat dalam antologi bersama nasional , penyair ini tinggal di Kemiling Bandar Lampung.

Hartina Samosir


Hartina Samosir, lahir  di Rimbo Bujang  20 Mei 1995, memasuki fakultas kedokteran Hewan Universitas Udayana, perempuan penyair ini tinggal di Denpasar Bali.

Alif Raung Firdaus


Alif Raung Firdaus,penyair ini tinggal di Mangli, Jember, Jawa Timur.

Ikvan Hadi Prasetyo,

Ikvan Hadi Prasetyo, penyair muda  ini tinggal di Gubeng  Surabaya

Abu Ma’mur MF

Abu Ma’mur  MF, penyair ini kelahiran Tegal, puisi-puisinya dimuat dalam mendia cetak nasional dan turut dalam beberapa antologi bersama nasional tinggal di Brebes Jawa tengah.

A. Rosidi


A. Rosidi penyair ini lahir  Sumenep  dan tinggal di Guluk-Guluk Sumenep Jawa Timur

Bambang Hirawan /BUANA K.S

BUANA K.S nama lainnya Bambang Hirawan lahir Lahat Sumatera Selatan,17 Agustus 1985, telah menulis beberapa antologi, puisinya turut dalam beberapa antologi bersama nasional,penyair ini  tinggal di Muara Bungo, Jambi

Selasa, 22 Desember 2015

I Putu Wahya Santosa

I Putu Wahya Santosa memasuki Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha Singaraja Bali, penyair ini tinggal di Buleleng Bali.

Wadie Maharief

Wadie Maharief, lahir 13 Maret 1955 di Prabumulih, Sumsel. Menulis puisi, cerpen dan essei sejak 1975, dan banyak dimuat di suratkabar Kedaualatan Rakyat, Pelopor Yogya, Minggu Pagi, Bernas, Semangat da Koran Merapi di Yogyakarta, kemudian di Sinar Harapan, Suara Karya, Buana Minggu, Simponi dan lain-lain di Jakarta. Menjadi wartawan sejak 1976, pernah menjadi wartawan di Kedaualatan Rakyat, Yogya Pos dan beberapa tabloid lainnya. Sejumlah puisinya ikut dalam beberapa antologi bersama.




Sokanindya Pratiwi Wening

Sokanindya Pratiwi Wening adalah nama pena. Nama asli Duma Fitrie Sitompul.
Lahir di Pematang Siantar, 21 Februari 1964.
Menyelesaikan pendidikan di Fakultas Sastra USU jurusan Linguistik.
Mengajar di sekolah formal hingga tahun 2002 dan pernah bekerja sebagai copywriter di Wira Advertising Agency.
Sejak SMP sudah mulai menulis puisi namun belum pernah mengirimkan hasilnya ke media cetak, entah karena kurang PD atau karena saya menulis karena ingin menulis saja.
Kegiatan sekarang adalah ibu rumah tangga yang nyambi merawat bunga dan memberi les di rumah.
Alamat rumah: Perumahan Menteng Indah Blok D1 no.9
Medan Tenggara - Medan
SUMATERA UTARA

Sus S. Hardjono

Sus S. Hardjono, lahir dengan nama lengkap Susilaning  Setyawati ., 5 Nopember l969 di Sragen. Meraih gelar sarjana dari FKIP-UNS
(Fakultas Keguruan dan Iilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta) tahun 1992.
1990 an - Aktif menulis puisi, cerpen dan geguritan (puisi berbahasa Jawa) sejak mash menjadi mahasiswa, serta mempublikasikannya di berbagai media massa yang terbit di Yogyakarta dan Jawa Tengah. Waktu itu Ia juga sempat bergabung dalam Kelompok Teater Peron FKIP UNS. Sejumlah puisinya telah terangkum dalam kumpulan puisi bersama penyair lain,  buku antologinya  diantaranya : 1.Getar 2 (Diterbitkan Kelompok Sastra Batu Malang , tahun 1996) , 2.“API” (th,.1997.. diterbitkan oleh.Mizan .. Bandung ),  3.“Kicau Kepodang 5” (diterbitkan oleh Forum Sastra Surakarta, tahun 1997), 4.“Tamansari” (diterbitkan oleh..FKY DKY .. Yogya, tahun.1998....),5.“Redi Lawu” (diterbitkan oleh..TBS ... Solo , tahun .2008....),  6."Sethong 2"(diterbitkan Taman Budaya Jawa Tengah tahun 2009) ,7.“Equator” (diterbitkan oleh Yayasan Cempaka KencanaYogyakarta , tahun 2011).8. Jantera  terkasa (1998), 9.  Satu kata istimewa yogya 2012,10 Nyanyian  Pedalaman,11.Sebab Cinta 2012,12. Negeri Poci 4 (2013),13. Titik 13 (2013),14 DSMI (2012),15.PMK (2013),16. Dari  Dam  Sengon  Ke  Jembatan  Panegel Gus  Dur  (Kudus , 2013), 17. Habis Gelap Terbitlah  Sajak (2013),18. Lentera  Hati  PBKS,19. Dekap Aku  Lekasih  (2014),20.Kartini  (2012),21. Saksi  Ibu  Reformasi (2014),22. Tifa Nusantara (2013)
23. Profil  Perempuan  Pengarang  Indonesoa (2013)
24Langkah Kita (Yogya , 2014).

Soekoso DM

Soekoso DM
Lahir 1949 di bumi Bagelen Purworejo dalam zodiak Cancer. Menulis sejak 1970-an. Karyanya mayoritas puisi, dipublikasikan di berbagai media Daerah dan Nasional, terutama pada dekade 1970 sd. 1990-an. Beberapa kali  memenangkan lomba kesastraan al. Cipta Puisi “Puisi Antikekerasan” (KSI Jakarta, 2001), dan cerpennya “Lerak” dinyatakan sebagai
Kutangkutang (Terbitan sendiri, 1978), Bidakbidak Tergusur (Kopisisa, 1987) Waswaswaswas Was! (Kopisisa, 1996) dan Sajaksajak Tanah Haram (Kopisisa, 2004) adalah antologi puisi tunggalnya. Karya puisi lainnya terserak di lebih 20 antologi puisi campursari di berbagai penerbitan,  al. Jentera Terkasa  (Dewan Kesenian Jateng, 1996), Kidung Bulan Tertikam (Kopisisa, 2000) Narasi 14 Hari (KSI Jakarta, 2001),  Kakilangit Kesumba (Kopisisa, 2009) dan Resonansi (Dewan Kesenian Purworejo, 2010), Kalam Kalbu (LSBO Muhammadiyah Purworejo, 2012), Membaca Puisi Meneguhkan Hati (Rumah Budaya Tembi, Yogyakarta, 2012) dan Sendaren Bagelen (Paguyuban Penulis Purworejo, 2013). Beberapa puisinya diterjemahkan dalam 3 bahasa dalam Antologi Puisi Indonesia Modern Equator (Yayasan Cempaka, Yogyakarta, 2011). Terakhir sejumlah ‘puisi menolak korupsi’- nya juga terpacak di Antologi Puisi Menolak Korupsi II.b (Forum Sastra Surakarta, 2013) , hingga kini aktif di berbagai kegiatan sastra.


Ridwan Ch. Madris

Ridwan Ch. Madris

Rakyat, Majalah Seni Budaya, Berseka, majalah Sawala.Buletin Jendela Seni Bandung, Majalah Langlang Buana dan Lainlain.
Dari Tahun 1996 sampai dengan tahun 2001, beberapa kali mendapatkan terbaik pertama lomba baca puisi dari tingkat Kab/Kodya, Propinsi sampai Nasional
Tahun 1999, mendirikan Teater Gerak di Sukabumi dan Bogor, juga pernah aktif sebagai pembina Kafe Sastra UNINUS Bandung, Bidang Teater Komunitas Malaikat, pernah terlibat juga pentas Teater Di STB (Studi Club Teater Bandung), sekarang serius membina Komunitas Menara. Pernah bekerja sebagai Instruktur Acting Quba Entertainment, Bosxa Enterfraise dan Aulia Organizer. Juga mengajar Seni dan Budaya di SMP Pertiwi Dayeuhkolot, MA Al-Ikhlas Pacet
Dan sekerang masih giat mengajar Seni dan Budaya Di MTS/ MA Salafiyah AlFalah Ciganitri, SMK Farmasi Istiqomah Pacet dan SDN II Dayeuhkolot Pasigaran Kab. Bandung.Bergiat Di Dunia Seni, Teater, Musik dan Sastra.

Rezqie Muhammad AlFajar Atmanegara,

Rezqie Muhammad AlFajar Atmanegara, Penyair termuda Kalimantan Selatan ini lahir di Barabai kabupaten Hulu Sungai Tengah, pada 5 Juni 1994. Bergabung dan menjabat sebagai Koordinator bidang Puisi dalam Komunitas Sastra dan Teater Murakata Muda (KST_MM) di Barabai. Pendiri sekaligus pembina Sanggar Payung Hitam di SMA 2 Barabai. Banyak meraih penghargaan baik di tingkat regional maupun nasional dari berbagai event sastra.


Puji Astuti

Puji Astuti yang biasa dipanggil Puji, lahir di Cianjur 03 Juli 1994. Saya berasal dari Kota Cianjur Jln.Arif Rahman hakim(Jln.Pasundan No.2) Kp.Sabandar Kidul RT 01 RW 04 Desa Sabandar Kec.Karangtengah Kab.Cianjur 43281 (Jawa Barat). No HP yang bisa dihubungi 085222259446, dan akun FB saya zhie_unk@yahoo.com(Puji Astuti).
Saya memiliki hobi menulis dan membaca,berbagai lomba telah saya ikuti, dan hal ini menjadikan saya untuk terus belajar dan mengembangkan keterampilan menulis, juga memperbanyak ukhuwah dengan beberapa sastrawan, terimakasih atas diadakannya event  puisi ini semoga Nusantara ini tetap satu jua, Salam Pena.

.Novy Noorhayati Syahfida

.Novy Noorhayati Syahfida

Puisi-puisi Novy Noorhayati Syahfida telah dipublikasikan di beberapa media cetak, elektronik dan buku antologi bersama. Namanya juga tercantum dalam Profil Perempuan Pengarang & Penulis Indonesia (Kosa Kata Kita, 2012. Dua buku kumpulan puisi tunggalnya yang berjudul Atas Nama Cinta (Shell-Jagat Tempurung, 2012) dan Kuukir Senja dari Balik Jendela (Oase Qalbu, 2013) telah terbit.


Nieranita

Nieranita
Adalah nama pena dari Erni Rahmayunita, lahir di Lampung Barat, 11 Nofember . Aktif menulis sejak duduk di bangku SMA. Karya-karyanya banyak diterbitkan di beberapa media local serta beberapa buku Antologi.

Muhammad Hafeedz Amar Riskha

Muhammad Hafeedz Amar Riskha

Penyair ini  lahir di Indramayu.Berusia 16 tahun dan mengenyam pendidikan di SMA NU SUKRA. Bertempat tinggal di PON-PEST HIDAYATURRAHMAN – sukra – indramayu – jawa barat . Karya-karya seperti puisi, kata-kata, dan cerpen terkumpul rapih dalam buku antologi bersama, ia juga bisa di hubungi melalui akun facebooknya

Moh. Ghufron Cholid

Moh. Ghufron Cholid
 adalah nama pena Moh. Gufron, S.Sos.I, lahir di
Bangkalan, 7 Januari 1986 M. Karya-karyanya tersiar di Mingguan
Malaysia, Mingguan Wanita Malaysia, Mingguan Warta Perdana, Harian
Ekspress Malaysia, Tunas Cipta Malaysia, Utusan Borneo, New Sabah Time
dll juga termuat dalam berbagai antologi bersama terbit di dalam dan
luar negeri. Beberapa puisinya pernah dibacakan di Jakarta, Madura,
Surabaya, Jogja, Pekalongan, Sragen, UPSI Perak Malaysia, Rumah PENA
Malaysia dan Ipoh Malaysia. Alamat Rumah Pondok Pesantren Al-Ittihad
Junglorong Komis Kedungdung Sampang Madura.


Mohamad Amrin

Mohamad Amrin, lahir di Karangampel 16 Januari 1991. Menyelesaikan studi strata 1 dari Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Wiralodra Indramayu Tahun 2013.  Ia pernah aktif di teater Kaliwani Indramayu Tahun 2010 dan Buletin Gerak Universitas Wiralodra Indramayu Tahun 2011.


Julia Hartini

Julia Hartini

Penyair ini lahir di Bandung 19 Juli 1992, Mahasiswa  Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Tergabung dalam Unit Pers Mahasiswa UPI 2010-sekarang.  Sekarang pun aktif bersastra bersama ASAS (Arena Studi Apresiasi Sastra) UPI dan  Komunitas Penulis Perempuan Indonesia.
Puisi-puisinya masuk dalam media massa seperti Harian Umum Pikiran Rakyat, Metro Riau, Radar Banten. Selain di media massa, puisi-puisinya juga masuk dalam antologi puisi seperti Tifa Nusantara (2013), Indonesia di Titik 13 (2013), Saksi Ibu Melihat Reformasi (2013) , Habis Gelap Terbitlah Sajak (2013), Situ Waktu (2011).
Selain menulis puisi, penulis pun diundang dalam Pertemuan Penyair Lintas Daerah yang diadakan Dewan Kesenian Pemalang dan Pekalongan (2013), Pertemuan Penyair Nusantara yang diadakan Dewan Kesenian Tangerang (2013), dan Jambore Nasional Bahasa dan Sastra (2011) yang diadakan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Sekarang penulis sedang berproses dan berjuang dalam dunia tulis-menulis agar karyanya yang lahir bisa diapresiasi pembaca.

Gampang Prawoto

Gampang Prawoto, Sehari-harinya mengajar di sekolah terpencil tepatnya di SDN Napis 06 Tambakrejo Bojonegoro. Aktif di Sanggar Sastra (PSJB) Pamarsudi Sastra Jawi Bojonegoro.



Fitrah Anugerah

Fitrah Anugerah  Penyair ini lahir 28 oktober , tinggal di Tambun Bekasi.

Fasha Imani Febrianty

Fasha Imani Febrianty

Penyair ini lahir Bandung, 11 Februari 1997.  Puisi-puisinya pernah di muat Majalah Bhineka Winiakarya, Jejaring Facebook,pernah menjuarai lomba cipta dan baca puisi se Kab. Bandung tingkat MA(Madrsayah Aliyah). Selain menulis puisi  aktiv bermain Teater di Komunitas Menara. Sekarang masih duduk di Bangku Madrasah Aliyah MA Salafiyah Al-Falah Ciganitri Bojongsoang Bandung


Fahmi Wahid

Fahmi Wahid
Penyair ini lahir di Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, 3 Agustus 1964. Bekerja di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Balangan. Saat kuliah di fakultas Syari’ah IAIN Antasari Banjarmasin, aktif di bidang sastra dan teater. tahun 1987 – 1990  menjabat sebagai sekretaris Teater Pena Banjarmasin,  dan pendiri Sanggar Pena Barabai, tahun 2008 – 2012 sebagai ketua Dewan Kesenian Murakata Kabupaten Hulu Sungai Tengah . Terpilih sebagai 5 besar lombaTulis Bahasa Banjar Kalimantan Selatan (2000) dan 19  nominasi lomba Cipta Puisi Bahasa Banjar Kalimantan Selatan, dibukukan dalam Menyanggar Banua, Bunga rampai Puisi dan cerpen Bahasa Banjar pemenang lomba aruh sastra Kalimantan Selatan VII, Kabupaten Tabalong (2010). Puisinya juga terdapat dalam  Seribu Sungai Paris Berantai, Antologi Puisi Aruh sastra Kalimantan Selatan III, Kabupaten Kotabaru (2006), Tarian Cahaya di Bumi Sanggam, Antologi puisi Aruh Sastra Kalimantan Selatan V, Kabupaten Balangan (2008), Bertahan di Bukit Akhir, Antologi puisi Penyair Hulu Sungai Tengah (Penerbit KSI Kab.HST, Barabai (2008) dan Menyampir Bumi leluhur, Bunga Rampai Puisi Aruh Sastra Kalimantan Selatan V, Kabupaten Tabalong (2010), Seloka Bisu Batu Benawa, Bunga Rampai Puisi Aruh Sastra Kalimantan Selatan VIII (2011). Sungai Kenangan, Bunga Rampai Puisi Aruh Sastra Kalimantan Selatan IX (2012), Tadarus Rembulan, Bunga Rampai Puisi Aruh Sastra Kalimantan Selatan X (2013), Solo dalam Puisi (Antologi Festival Satra Solo, 2014) Menerima hadiah Seni (Bidang Sastra) Gubernur Kalimantan Selatan (2011).

Trip Umiuki

Trip Umiuki
Penyair ini lahir (dan bercita-cita) sebagai Luqman. Mbrojol di Yogyakarta, 15 Januari 1956. Berkesenian di Tangerang sejak 1978: mendirikan teater rell dengan beberapa sahabatnya. Teater ini dan beberapa grup lainnya menyatu menjadi sanggar satoeempatsatoe indonesia sampai sekarang. Mantan guru di beberapa sekolah, bimbingan belajar, dan perguruan tinggi luar negeri (baca: swasta) ini suka menulis, membaca, dan membincang sastra di samping menangani penyuntingan dan tata letak buku. Pernah gawe sebagai pemimpin redaksi di radio dan beberapa koran.
Trip, demikian biasa disapa, salah satu pendiri Dewan Kesenian Tangerang (DKT), duduk sebagai pengurus dua periode. Pada Desember 2012 ikut membidani kelahiran dan menjadi ketua umum Dewan Kesenian Kabupaten Tangerang (DKKT) sampai sekarang. Setelah berdirinya Sekolah Alam SaungSastra di Kabupaten Tangerang, yang sekarang tengah dicitakan adalah kampung budaya dan padepokan sastra indonesia.

Eddie MNS Soemanto

Eddie MNS Soemanto  lahir di Padang, Sumatera Barat, pada Sabtu Pahing, 4 Mei 1968. Pernah mencoba kuliah di Universitas Terbuka program studi Ilmu Komunikasi. Awal-awal menulis tergabung dalam Kreta Nusantara yang dimotori oleh Gus tf. Puisi-puisi tergabung dalam antologi Rantak 8 (Teraju Padang, 1991), Rumpun (Taman Budaya Sumatera Barat, 1992), Kebangkitan Nusantara II (Malang, 1996), Slonding (Selakunda Bali, 1998), Puisi 1999 Sumatera Barat (Dewan Kesenian Sumatera Barat, 1999), Narasi 34 Jam (KSI, 2001), Dialog Taneyan Lanjang (Bunga Rampai Majlis Sastra Madura, 2012), Secangkir Kopi (The Gayo Institute, Takengon, 2013), Penyair Menolak Korupsi (Forum Sastra Surakarta, 2013), Kidung Kekasih (Meta Kata, 2013), Tersembunyi (Baca Tulis, 2013). Persembahan Senja (Rumah Puisi, 2013),  Kemilau Mutiara Januari (Sembilan Mutiara, Trenggalek, 2014), Habituasi Wajah Semesta (Rumah Kata, Medan, 2014), Solo dalam Puisi (Festival Sastra Solo, 2014), Voices Breaking Silence (KPPI, 2014). Cerpennya tergabung dalam Amore a Paris (Pustaka Jingga, 2013). Pada tahun 1997 terbit kumpulan puisi tunggal dengan judul Konfigurasi Angin (Citra Budaya Indonesia, Padang, 1997) serta Kekasih Hujan (Nulis Buku, 2014).
Selain menulis puisi juga menyenangi dan menulis cerpen dan cerita anak.




Dwi Klik Santosa

Dwi Klik Santosa, penyair ini lahir di Sukoharjo 09 Januari 1974 , anak dari pasangan Bapak Siswo Suwarno dan Ibu Satiri. Memasuki Jurusan Komunikasi UPN Yogyakarta. Pengalamannya pernah menjadi wartawan, serta mendirikan sanggar bagi anak-anak dan remaja. Kini aktif menjadi pegiat seni dan bekerja di copywriter di Zentha Hitawasana.

Dimas Indiana Senja

Dimas Indiana Senja, nama pena dari Dimas Indianto S., lahir di Brebes, 20 Desember 1990. Mahasiswa Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga. Menjadi pengasuh komunitas sastra santri “Komunitas Pondok Pena” Pesantren Mahasiswa An Najah Purwokerto. Menjadi Salah satu peserta Temu Sastrawan NUMERA 1 (Nusantara Melayu Raya) di Padang yang diikuti sastrawan dari Indonesia, Malaysia, Bruneidarussalam, Singapura dan Thailand. Puisinya yang berjudul “Aku Masihlah Indonesia; Catatan Buat Emak” menjadi Juara 1 Lomba PEKSIMIDA Jawa Tengah 2012 tangkai lomba penulisan Puisi, dan mewakili Jawa Tengah di PEKSIMINAS di Mataram, Juli 2012. Dan Puisinya berjudul “Fragmen Cinta di Bulan Ramadhan” menjadi juara 1 lomba penulisan puisi yang diadakan AG Publishing.

Cecep Nurbani

Cecep Nurbani
Penyair ini lahir di Garut,  Garut, 23 Juni 1981. Menyelesaikan  diploma 3 Unpad Administrasi Keuangan (PAA)., lalu bekerja di Radio Mgt Bandung thn 2001 – 2002, Radio G Star Garutthn 2005 – 2007
Radio Jass Garut. Tinggal di  Jl. Guntur Gg. Loji II No. 252 Garut- Jabar


Abdul Wahid

Abdul Wahid itulah nama lengkap yang diberikan oleh kedua orang tuanya 20 tahunsilam (29 Juni 1993). Wahid (pangilanakrabnya) Sedang menempuh studi S1 di Jurusan sastra Indonesia Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta angkatan 2012.Anak pertama dari tiga bersaudara ini tinggal bersama kedua orang tuanya di desa jamus kec. Kutho Kab. Karanganyar. Sejak duduk di bangku SMP MTA sampai jenjang SMA MTA ia telah melanglang buana dalam dunia organisasi baik itu di organisasi pecinta alam, OSIS, dan jabatan ketua ROHIS SMA MTA pun pernah di amanatkan kepada dirinya.

Budhi Setyawan

Budhi Setyawan, penyair kelahiran Purworejo, Jawa Tengah. Kini menetap di Bekasi, Jawa Barat. Bergiat di Komunitas Sastra Reboan serta sebagai penggagas dan Ketua Forum Sastra Bekasi.

Bagus Setyoko Purwo

Bagus Setyoko Purwo, tinggal di Babelan Town, kab. Bekasi, menulis fiksi dan non fiksi, bergabung di Forum Sastra Bekasi, menulis di bulletin Jejak Forum Sastra Bekasi, mengajar di SMK Ananda, Bekasi Timur dan STIE Indonesia, Jakarta

Dian Rusdiana

Dian Rusdiana, lahir di Jakarta 14 September 1978. Perempuan lulusan akuntansi Universitas Gunadarma yang hobi mendengarkan musik dan membaca. Puisi-puisinya termuat di Buletin JEJAK, Radar Bekasi, Indopos, Cakrawala Makasar, Antologi Kepada Bekasi (2013), Gemuruh Ingatan (2014), Dari Negeri Poci 5: Negeri Langit (2014), Empati untuk Gaza (2014), Lumbung Puisi (2014), dll. Berkegiatan di komunitas Forum Sastra Bekasi (FSB). Tinggal di Bekasi, Jawa Barat.

Bambang Widiatmoko

Bambang Widiatmoko, pengarang kelahiran Yogyakarta ini telah memiliki kumpulan puisi tunggal Pertempuran (1980), Anak Panah (1996), Agama Jam (2002), Kota Tanpa Bunga (2008), Hikayat Kata (2011), dan Jalan Tak Berumah (2014). Cerpennya terhimpun dalam antologi Bupati Pedro, Laki-laki Kota Rembulan (DKS, 2002), dan Elegi Gerimis Pagi (KSI, 2002). Sajak-sajaknya terhimpun dalam antologi bersama penyair lain Puisi Indonesia 1987 (DKJ, 1987), Tonggak IV (1987), Antologi Puisi Indonesia (1997), Antologi berbahasa Mandarin Penyair Kontemporer Indonesia (2008), Tanah Pilih (1998), Sajak Rindu Bagi Rasul (2010), Equator (edisi tiga bahasa, Indonesia, Inggris dan Jerman, 2011), Akulah Musi (2011), Tuah Tara No Ale (2011), Deklarasi Puisi Indonesia (2012), Sauk Seloko (2012), Penyair Menolak Korupsi (2013), Secangkir Kopi (2013), Lintang Panjer Wengi di Langit Yogyakarta (2014), Jula Juli Asem Jakarta (2014), dan di lebih 50 kumpulan puisi yang lain. Karyanya dibahas dalam buku kritik sastra Puisi Indonesia Hari Ini: Sebuah Kritik (Korrie Layun Rampan, 1980), Bahasa Puisi Penyair Bambang Widiatmoko (Fakultas Sastra UGM, 1987), Berburu Kata Mencari Tuhan (Gama Media, 2008), Perjumpaan dengan Banten (Kumpulan Esai Wan Anwar, Kubah Budaya, 2011). Bianglala Perempuan dalam Sastra (Sugihastuti, Lembah Manah, 2012). Negeri Api Berlangit Puisi (KSI, 2013). Ikut menulis esai di buku In Memoriam Titie Sahid, Jejak Kepergian (Aksara, 2012) dan Jaket Kuning Sukirnanto (2014), serta di buku makalah seminar internasional Asosiasi Tradisi Lisan (ATL), tahun 2010, 2012, dan 2015. Kumpulan esainya Kata Ruang (Leksika, 2015). Dia diundang mengikuti 33rd World Congress Of Poets di Ipoh Malaysia, 2013. Kini tercatat sebagai Anggota Asosiasi Tradisi Lisan (ATL), staf pengajar ilmu komunikasi pada beberapa universitas di Jakarta, dan Ketua Komunitas Sastra Indonesia (KSI) Pusat.

Heru Mugiarso

Heru Mugiarso. Lahir di Grobogan, lima puluh empat tahun lalu. Aktif melakukan berbagai aktivitas sastra. Antologi puisinya yang telah terbit Tilas Waktu ( 2011) . Inisiator gerakan Puisi Menolak Korupsi yang diikuti oleh ratusan penyair Indonesia

Ayid Suyitno PS

. Ayid Suyitno PS adalah Lulusan SMA Negeri 31 Jakarta tahun 1979 dan IKIP Jakarta tahun 1983. "Menunggu Kasih" adalah puisi pertamanya yang dimuat media massa (majalah GADIS) pada 1977. Bergabung di Teater Jakarta Timur pimpinan Dorman Borisman dan Syarifuddin A.Ch pada 1978-1983. Diundang Dewan Kesenian Jakarta, Taman Ismail Marzuki, dalam forum "Puisi Indonesia 1987" dan "Dialog Penyair Jakarta 1989". Dewan Pendiri Kelompok Diskusi Sastra Kita, Jakarta, sejak 1984. Dewan Pendiri Komunitas Sastra Indonesia sejak 1996. Wartawan olahraga sejak 1983. Lebih 100 media dari koran sampai jurnalisme warta memuat tulisannya. 100 lebih lainnya menjadi Donor Darah di Palang Merah Indonesia cabang DKI Jakarta di Kramat Raya, Jakarta Pusat. Tinggal di Pondok Kebalen Kab. Bekasi, Jawa Barat.

Aloeth Pathi

Aloeth Pathi, lahir di Pati- Jawa Tengah. Karyanya dimuat Mata Media antologi bersama, Lumbung Puisi Sastrawan 2014, kelola Buletin Gandrung Sastra Media & Perahu Sastra. Tinggal di Jln. Ronggo Kusumo 204, Sekarjalak, Margoyoso-Pati.

Osratus

Osratus,  adalah nama pena, dari Sutarso nama sebenarnya. Lahir di Purbalingga (Jawa Tengah), 8 Maret 1965. Pindah ke Sorong (Papua Barat), Tahun 1981. Pendidikan S1, Jurusan Administrasi Negara. Menulis puisi sejak tahun 1981. Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia di STKIP Muhammadiyah Sorong (2006 – 2010). Buku Puisi : Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia Jilid III (antologi bersama, 2015), Puisi Menolak Korupsi Jilid IV (antologi bersama, 2015). Tinggal di Sorong Papua.

Andrian Eksa

Andrian Eksa lahir di Boyolali, 15 Desember 1995. Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia, FBS, UNY. Beberapa karyanya, berupa puisi, tergabung dalam beberapa buku antologi bersama. Seperti, Sang Peneroka (Editor: Esti Ismawati, Gambang Book 2014), Jaket Kuning Sukirnanto (Editor: Eka Budianta, dkk. Eugine Learning Center untuk PDS HB Jassin 2014), Memo untuk Presiden (Editor: Sosiawan Leak, Forum Sastra Surakarta 2014), Puisi Menolak Korupsi Jilid 3 (Editor: Sosiawan Leak, Forum Sastra Surakarta 2014), Antologi Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia 2014 Jilid 1 dan Jilid 2 (Editor: RgBagus Warsono, HMGM 2014). Saat ini aktif di Sanggar Kesenian Kolaborasi (SANGKALA), FBS, UNY. Dan tinggal di Jogja..

Syarif hidayatullah

Syarif hidayatullah, di lahirkan di Marabahan, tepian sungai Barito 20 oktober. Lulusan pond-pest Al-Mujahidin Marabahan, dan Sekarang sedang di jurusan ekonomi syariah di IAIN Antasari Banjarmasin. Puisi-puisinya pernah di muat diBanjarmasinpost, Media Kalimantan,Sastra Mata Banua dan Kumpulan puisinya juga termuat di aruh sastra Kalimantan selatan ke 10 “tadarus rembulan” (2013). Antologi dewan kesenian tengerang “tifa nusantara”(2013). “solo dalam puisi” (2014). “lumbung puisi sastrawan 2014 jilid 1” (2014). “sajak untuk pemimpin negeri” (2014). “karena cinta itu manusia” (2014),menggugah Nasionalisme lewat puisi (2014, tubuh bencana (2014), lumbung puisi sastrawan Indonesia jilid 2 (2014), memo untuk presiden (2014), sang peneroka (ulang tahun 60 kurniawan junaidi) (2014),membuka cakrawala menyentuh fitrah manusia (ASKS Tapin 2014), merangkai damai (2015),lumbung puisi sastrawan Indonesia jilid III (2015),politik itu seni (2015), tentang kota yang berdetak dalam degup dada (2014),puisi menolak korupsi jilid 4 “ensiklopegila koruptor”(2015) , ada malam bertabur bintang “tadarus puisi banjarbaru” (2015) Dan buku antologi tunggalnya “estetika dalam sandiwara”. Sekarang ia bermukim di Kel. Kuripan. Kec. Banjarmasin Timur

Didi Kaha

Didi Kaha (Usman Didi Khamdani) , penyair ini tinggal di Tangerang Selatan.

Mahbub Junaedi

Mahbub Junaedi, lahir di Brebes Jawa Tengah, 23 November, Alamat, Jl Raya Grengseng no 10, RT 03, RW 10 Taraban, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes Jawa Tengah 52276. Pekerjaan Wiraswasta/owner job dan Menulis. Karya-karya yang dipublikasikan: Puisinya sering terbit di New Sabah Times, Puisi sering dibaca di Radio RRI PRO 1 Semarang, terbit di Antologi Puisi bersama Deru Awang-Awang, Antologi Puisi Jejak Sajak; Sehimpun Puisi Generasi Terkini, Antologi menulis CUS Curhat Untuk SBY, Indahnya Cinta Pertama, Percaya Nggak Percaya Menulis Itu Mudah, Jatuh Cinta Menulis, Antologi Puisi Empat Negara Komunitas PBKS: Lentera Sastera, Antologi Puisi Indonesia di Titik 13, Antologi Puisi Buat Gusdur Dari Dam Sengon ke Jembatan Panengel diterbitkan Dewan Kesenian Kudus, Antologi Puisi Negeri Langit Persembahan Negeri Poci

. NURAINI

. NURAINI biasa memakai nama pena inn nuraini. Saat ini penulis bekerja sebagai guru honorer di salah satu sekolah di kota Solo. Lahir di Sukoharjo, 07 Juni 1982. Tinggal di Bratan Rt 01 Rw 09 kel. Pajang Kec. Laweyan, Surakarta. Semasa kuliah, aktif di dunia teater yaitu di kelompok Teater Peron Surakarta FKIP UNS dan Teater Sirat IAIN Surakarta. Selama kuliah juga aktif di kelompok sastra “Sekte Soerat”.  Puisi-puisinya pernah dimuat di antolologi puisi Ensiklopedia Koruptor “Puisi Melawan Korupsi Jilid IV” dan antologi “Lumbung Puisi” jilid III, antologi puisi terakota 2015.

Ali Syamsudin Arsi

Ali Syamsudin Arsi lahir di Barabai, Kab. Hulu Sungai Tengah, Prov. Kalimantan Selatan. Kini tinggal di kota Banjarbaru, Prov. Kalsel. Pendiri dan Ketua Forum Taman Hati, diskusi sastra dan lingkungan, bersama M. Rifani Djamhari. Pendiri dan Pembina Sanggar Sastra Satu Satu Banjarbaru.
Menerbitkan 7 buku ‘Gumam Asa’ yang berjudul: 1. Negeri Benang Pada Sekeping Papan (Tahura Media, Banjarmasin, Januari 2009). 2. Tubuh di Hutan Hutan (Tahura Media, Banjarmasin, Desember 2009). 3. Istana Daun Retak (Framepublishing, Yogyakarta, April 2010). 4. Bungkam Mata Gergaji (Framepublishing, Yogyakarta, Februari 2011). 5. Gumam Desau (Scripta Cendekia, Desember 2013). 6. Cau Cau Cua Cau (2A Dream Publishing, Juni 2014). 7. Jejak Batu Sebelum Cahaya (Framepublishing, Yogyakarta, Oktober 2014).
Menerbitkan buku kumpulan esai tentang Aruh Sastra Kalimantan Selatan (buku kumpulan esai bersama rekan-rekan: HE. Benyamine, Arsyad Indradi, Harie Insani Putra, Farurraji Asmuni, Tajuddin Noor Ganie): 1.Gagasan Besar, himpunan tulisan Aruh Sastra Kalimantan Selatan (Kelompok Studi Sastra Banjarbaru, September, 2011). Buku puisi pribadi yang telah diterbitkan: 1. ASA (1986), 2. Seribu Ranting Satu Daun (1987), 3. Tafsir Rindu (1989 dan 2005), 4. Anak Bawang (2004), 5. Bayang-bayang Hilang (2004), 6. Pesan Luka Indonesiaku (2005), 7. Bukit-bukit Retak (2006).
Buku kumpulan puisi bersama, di Kalsel, yaitu: 1. Banjarmasin (1986), 2. Bias Puisi dalam Al-Qur’an (1987), 3. Banjarmasin dalam Puisi (1987), 4. Festival Poeisi se-Kalimantan (1992), 5. Jendela Tanah Air (1995), 6. Tamu Malam (1996), 7. Kesaksian (1998), 8. Wasi (1999), 9. Bahana (2002), 10. Narasi Matahari (2002), 11. Refortase (2004), 12. Dimensi (2005), 13. Taman Banjarbaru (2005), 14. 142 Penyair Menuju Bulan (2006), 15. Seribu Sungai Paris Berantai (2006), 16. Ronce Bunga-bunga Mekar (2007), 17. Tarian Cahaya di Bumi Sanggam (2008), 18. Bertahan di Bukit Akhir (2008), 19. Menyampir Bumi Leluhur (2010), 20. Kambang Rampai, puisi anak banua (2010) 21. Seloka Bisu Batu Benawa (2011), 21. Bentara Bagang (KSI Tanah Bumbu, 2012), 22. Tadarus Rembulan (ASKS, 2013), 23. Membuka Cakrawala Membaca Fitrah Manusia (ASKS 2014), 24. Duri Duri Angin Tebing (2015).Penyair ini tingal di Banjarbaru.

Hasan Bisri BFC

Hasan Bisri BFC lahir di Pekalongan, 1 Desember 1963. Dewan Pendiri Komunitas Sastra Indonesia (KSI) ini menulis puisi, cerpen, esai, kritik film, kolom, humor, dan skenario. Tulisannya tersebar di berbagai media cetak nasional maupun daerah. Puisi-puisinya dibacakan di MNCTV, Indosiar dan TV Edukasi. Tidak kurang dari 30 antologi puisi menghimpun puisi-puisinya, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Antologi tunggalnya Jazirah Api terbit tahun 2011. Sering diundang diskusi dan membacakan puisinya di Indonesia, Brunei, Malaysia dan Thailand.Juga diundang Tadarus Puisi di Taman Ismail Marzuki (TIM) pada 2013 dan 2014. Kini ia aktif bergiat di Forum Sastra Bekasi (FSB).

Riswo Mulyadi

Riswo Mulyadi, lahir dengan nama Riswo anak seorang petani bernama Mulyadi yang lahir di Banyumas tanggal 06 Juli 1968, mulai aktif menulis puisi tahun 2012.
Beberapa puisinya terhimpun dalam beberapa antologi bersama : Mendaras Cahaya (2014), Jalan Terjal Berliku Menuju-Mu (2014), Nayanyian Kafilah (2014), Memo Untuk Presiden (2014), Metamorfosis (2014). 1000 Haiku Indonesia (2015), Beberapa puisinya dalam bahasa Jawa dialek Banyumasan (geguritan) beberapa kali dimuat di Majalah Ancas Banyumas. Kini tinggal di Desa Cihonje Kecamatan Gumelar, pinggiran Barat kabupaten Banyumas Jawa Tengah,.

.Eddie MNS Soemanto

.Eddie MNS Soemanto, kelahiran Padang, 4 Mei 1968. Puisi-puisi tergabung dalam beberapa antologi, diantaranya Puisi Menolak Korupsi 2 (2013), Lumbung Puisi 1 (2014), Memo untuk Presiden (2014), Gemuruh Ingatan (2014), A Peace of Me Anthology (2014), Pengantin Langit (2014), Jaket Kuning Sukirnanto (2014), Sang Peneroka (2014), Serumpun (2015), dan Puisi Menolak Korupsi 4 (2015) . Buku kumpulan puisinya Konfigurasi Angin (1997) dan Kekasih Hujan (2014).

Aris Rahman Yusuf

Aris Rahman Yusuf adalah nama pena dari Aris Rahmanto. Tinggal di Mojokerto, Jawa Timur. Suka membaca dan menulis sejak SMP, terutama puisi. Beberapa karyanya telah terbit di beberapa antologi puisi dengan penulis lainnya, diantaranya adalah: Berdoa Bersama (Taddarus Puisi, Dewan Kesenian Kabupaten Mojokerto 2014), Memo Untuk Presiden (Forum Sastra Surakarta 2014), Puisi Ramadhan (Majelis Sastra Bandung 2014), Menebar Asa di Enam Musim (Pena House 2014), Antologi puisi duet Lelaki Hujan (Pena House 2014). Bunga Rampai Terminal Sastra (KKL 2015), Majapahit Dalam Puisi (KKL 2015), Puisi Menolak Korupsi 4 ( Forum sastra Surakarta 2015). Puisi-puisinya juga pernah dimuat di Metro Riau, Denpasar Pos, Malang Pos dan Radar Bekasi. Saat ini bergiat di LILIPUT (Lingkar Literasi Putih).

ARIF KHILA

ARIF KHILA, Lahir di Pati 20 agustus 1981, Aktivitas sehari-hari adalah sebagai guru mapel Sosiologi di MA. Salafiyah Kajen Pati, salah satu pendiri  di Gandrung Sastra Margoyoso (2012), aktif juga Gosek Tontonan Pati, di Teater Mina Tani Pati, Pelatih sekaligus pendiri Teater Aliyah Salafiyah ( TEASA). Antologi puisinya (Bersama Aloeth Pathi) berjudul Lukisan Kenangan (Gandrung Sastra Media, 2014), Puisi Menolak Korupsi 4 (Forum Sastra Surakarta, 2015)

Nani Tandjung

Nani Tandjung. Lahir di Sibolga 26 Agustus 1950. Masih tercatat sebagai Pembina di Yayasan Pendidikan Anak Indonesia, Taman Belajar dan Bermain, Pertiwi Nusa Bhakti, Jakarta Barat. Bekerja sama dengan guru-guru suka dan relawan dengan dimulai dari fasilitas yang ada.

Kurnia Fajar,

Kurnia Fajar, Dilahirkan pada 13 Oktober, 30 tahun silam di Klaten. Kemudian menempuh pendidikan formal seperti anak pada umumnya hingga lulus SMA di Wonogiri. Melanjutkan kuliah di Universitas Sebelas Maret Surakarta mengambil jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah. Pada masa kuliah S1, aktif dalam kegiatan kesenian kampus yang tergabung dalam Teater Peron FKIP UNS. Pendidikan terakhir adalah Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta dengan konsentrasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa. Kini menjadi staf pengajar di SMA N 1 Wonogiri dan UPGRI Semarang.
___________


Sastrawan Surau Kampung Gelatik

Sastrawan Surau Kampung Gelatik

1. Budhi Setyawan, Bekasi.
2. Bagus Setyoko Purwo , Jakarta
3. Dian Rusdiana, Bekasi.
4. Bambang Widiatmoko, Jakarta.
5. Heru Mugiarso, Semarang.
6. Ayid Suyitno PS, Bekasi.
7. Aloeth Pathi, Margoyoso-Pati.
8. Osratus, Sorong Papua.
9. Andrian Eksa,Boyolali.
10.Syarif hidayatullah, Banjarmasin Timur.
11.Didi Kaha (Usman Didi Khamdani) , Tangerang Selatan.
12.Mahbub Junaedi, Brebes .
13.NURAINI , Solo.
14.Ali Syamsudin Arsi,Banjarbaru.
15.Hasan Bisri BFC , Bogor.
16.Riswo Mulyadi, Banyumas Jawa Tengah.
17.Eddie MNS Soemanto, kelahiran Padang
18.Aris Rahman Yusuf Mojokerto, Jawa Timur.
19.ARIF KHILA, Pati.
20.Nani Tandjung, Jakarta.
21.Kurnia Fajar, Wonogiri.





Satrawan Lumbung Puisi Jilid III

Satrawan Lumbung Puisi Jilid III
001. Roni Nugraha Syafroni. (Kota Cimahi )
002. I Putu Wahya Santosa (Kab.Buleleng)
003. Julia Hartini,( Bandung )
004. Ahmad Samuel Jogawi (Pekalongan).
005. Devi Yulianti Wafiah , (kab Bandung )
006. Ayu kusuma dewi,(Maumere,NTT)
007. Ali Syamsudin Arsi (Banjarbaru)
008. Ari Susanto,(Kebumen)
009. Osratus Sutarso (Sorong, Papua)
010. En Kurliadi Nf (Bekasi)
011. Sumrahadi (Munadi Oke)(Pesisir Selatan,Sumbar)
012. Hasan Maulana A.G (Subang)
013. Novia Rika Perwitasari. (Jakarta)
014. Budhi Setyawan, (Bekasi)
 015. Ferry Willi Riawan (Surabaya)
016. Syarif hidayatullah, (Banjarmasin)
017. Fience Mokoginta,(Kotamobagu)
018. Anggi Putri, (Surabaya)
019. Niken Kinanti, (Pati)
020. Imam Khanafi, (Kudus)
021. Panji Subrata, (Pati)
 022. Gampang Prawoto (Bojonegoro)
023. Nazri Z. Syah,(Aceh)
024. Akhmad Nurhadi Moekri  (Sumenep)
025. BJ Aroki. (Pontianak)
026. Arif Rahman Hakim (Padang)
027. Aditya D. Sugiarso (Demak)
028. Ach.Shobirn ( Pontianak)
029. Taty Toeryanti Noer,
030. Aloeth Pathi, (Pati)
031. Kurnia Fajar (Wonogiri)
032. Alek Brawijaya (Teluk Kijing Sumatra Selatan)
033. Nuraini (Surakarta)
034. Alias, (Kendari)
035. Sofyan RH. Zaid (Sumenep)
036. Ukrowiyah (Kediri)
037. Markhatul Hamidah (Tangerang Selatan)
038. Syarifuddin Arifin (Padang)
039. Norool Fahriyah, (Pulang Pisau, Kalteng)
040. Dasuki Kosim (Indramayu)
041. Ayuning Tyas Muji Rahayu (Gresik)
042. Wahyu Hidayat( Banyuwangi)
043. Fitry Nurul Hanie (Medan)
044. Ni Made Rai Sri Artini (Kab Badung ,Bali)
045. Selendang Sulaiman (Badung Bali)
046. Yose Rizal Triarto (Cirebon)
047. Muakrim M Noer Soulisa (Maluku Tengah)
048. Sokanindya Pratiwi Wening (Aceh Utara)
049. Hasan Bisri BFC (Bogor)
050. Wadie Maharief (Yogyakarta)
051. Herlina Priyambodo (Jakarta)
052. Eddie MNS Soemanto (Padang)
 053. Irawati (Pidie)
054. Dewa Sahadewa (Kupang)
055. Saifa Abidillah (Bantul)
056. Darman D. Hoeri (Malang)
057. Soekoso DM (Purworejo)
058. Joni Affandi (Cirebon)
059. Nurjanah Nasution (Medan)
060. Buana K.S (Sidoarjo Jawa Timur)
061. A. Rosidi (Sumenep)
062. Abu Ma’mur MF(sumenep)
063. Ikvan Hadi Prasetyo (Surabaya)
064.  Alif Raung Firdaus (Jember)
 065. Hartina Samosir (denpasar)
066. Edi Purwanto(Lampung Selatan)
067. Andre Wijaya (Binjai Sumatera Utara)
068. Tara Kartika Soenarto  (Surakarta)
069. Imamah Fikriyati Azizah (Klaten)
070. Seruni Unie (Solo)
071. Tri Okta Argarini (Kediri)
072. Elvandarisa Astandi (Malang)
073. Purwanto (Surakarta)
074. Shonhaji (Sidoarjo )



Sastrawan Lubung Puisi Jilid I

Sastrawan Lubung Puisi Jilid I
1.Abdul Wahid,2.Ali Syamsudin Ars, 3.Aloeth Pathi ,
4.Andrian Eka Saputra ,5.CecepNurbani ,
6.Dimas Indiana Senja,7.Dwi Klik Santosa,
8.Eddie MNS Soemanto,  9.eL Trip Umiuki,
10.Fahmi Wahid,11.Fasha Imani Febrianty,
12.Fitrah Anugerah ,13.Gampang Prawoto,
14.Iwan Kusmiadi,15.Julia Hartini, 16Mohamad Amrin. 17.Moh. Ghufron Cholid ,
18.Muhammad Hafeedz Amar Riskha,19.Nieranita,
20.Novy Noorhayati Syahfida ,21.Puji Astuti,
22.Rezqie Muhammad AlFajar Atmanegara,
23.Ridwan Ch. Madris ,24.Roni Nugraha Syafroni ,
25.Soekoso DM,26.Sokanindya Pratiwi Wening,
27.Sus S. Hardjono,28.Syarif hidayatullah,
29.Wadie Maharief, 30.Wardjito Soeharso,




Sastrawan Lumbung Puisi Jilid II

Sastrawan Lumbung Puisi Jilid II
001. Abdul Wahid (Karanganyar)
002.Ali Syamsudin Arsi (Banjarbaru)
003.Alra Ramadhan (Kulonprogo)
004.Alya Salaisha-Sinta (Cikarang Kab. Bekasi))
005. Aloeth Pathi (Pati)
006. Anita Riyani (Tanah Bumbu, Kalsel)
007.Andrian Eksa (Boyolali)
008 .Anung Ageng Prihantoko (Cilacap)
009. Aulia Nur Inayah (Tegal)
010 . Bambang Widiatmoko (Jakarta)
011. Badruz Zaman (Sumenep)
012.Budhi Setyawan (Bekasi)
O13.Devi yulianti wafiah(Paseh)
014.Dewa Putu Sahadewa (Kupang)
015. Dhito Nur Ahmad( Makasar)
016.Dhinar Nadi Dewii (Sukoharjo)
017. Diah Natalia (Jakarta)
018.Diah Budiana (Serang)
019.Dian Rusdiana (Bekasi)
020.Dianie Apnialis M (Bandung)
021.Djemi Tomuka (Manado)
O22.Devi yulianti wafiah(Paseh)
023.Dwi Rezki Hardianto Putra Rustan (Maros)
024.Elvis Regen (Palembang)
025. Ekohm Abiyasa (Karanganyar)
026. Esti Ismawati (Klaten)
027. En Kurliadi Nf (Sumenep)
028.Fatmawati Liliasari (Takalar)
029.Fasha Imani Febriyanti (Bandung)
030.Fitrah Anugerah (Bekasi)
031.Fitrah Rahim. (Maros)
032. Gampang Prawoto (Bojonegoro)
033.Ghufron Cholid (Sampang)
034.Hasan Bisri BFC (Bogor)
035. Hidayatul Hasanah (Trenggalek)
036.Imam Eka Puji Al-Ghazali (Batuputih)
037. I Putu Wahya Santosa  (Bulelelng)
038.Iska Wolandari (Ogan Komering Ilir)
039.Jack Efendi (Bekasi)
040.Julia Hartini (Bandung)
041.Lucky Purwantini(Bekasi)
042.Lukni Maulana
043.M. Amin Mustika Muda (Barito Kuala,Kalsel)
044.M. Ardi Kurniawan(Jogyakarta)
045.Malisa Ladini (Semarang)
046.Ma'sum (Sumenep)
047.Muchlis darma Putra (Banyuwangi)
048.Novia Nurhayati (Bogor)
049.Nurul Hidayah (Banjarmasin)
050.Nyi Mas Rd Ade Titin Saskia Darmawan  (Denpasar)
051.Niam At-Majha (Pati)
052.Novi Ageng Rizqy Amalia (Trenggalek)
053.Nur Lathifah Khoerun Nisa (Cilacap)
054.Nastain Achmad (Tuban)
055.Nila Hapsari (Bekasi)
056.Pradita nurmalia (Surakarta)
057. Roni Nugraha Syafroni (Cimahi)
058. Rachmat Juliaini (Makasar)
059.Rachmad Basuni
060. Refa Kris Dwi Samanta (Purwokerto)
061.Seruni Unie (Solo)
062.Syarif hidayatullah (Banjarmasin)
063. Sofyan RH. Zaid (Bekasi)
064.Sokanindya Pratiwi Wening (Medan)
065.Sugi Hartono (Batanghari)
066.Suyitno Ethex (Mojokerto)
067. Sindi Violinda(Medan)
068. Tuti Anggraeni (Bekasi)
069.Thomas haryanto soekiran (Purworejo)
070.Vera Mutiarasani (Karawang)
 071.Wadie Maharief (Jogyakarta)
072.Wayan Jengki Sunarta
073. Wintala Achmad (Cilacap)
074.Wong agung utomo (Bekasi)
075. Wulandari ( Nawang Wulan)
076. Yusti Aprilina (Bengkulu Utara)
077.Zen AR
087. Diana Roosetindaro (Surakarta)
079.Ardi Susanti (Tulungagung)
080. Lailatul Kiptiyah (Mataram)
081. Munadi Oke

Lumbung Puisi sastrawan Indonesia Jilid II