Tonganni Mentia ,lahir di Toraja. Menyuarakan Malu Aku Jadi Orang Indonesia karya Taufik Ismail dalam Lomba Baca Puisi tingkat SMA se-Kecamatan Makale, Tana Toraja, 2004. Mengikuti Lomba Cipta Baca Puisi FIB Universitas Hasanuddin dan meraih juara 1 dengan judul Ada Maling di Rumah Rakyat, 2004. Puisinya Nakke Nakku’ka dan Meski Tak Saling terbit dalam buku Isis dan Musim-Musim, Kumpulan Puisi Penulis Perempuan Indonesia Timur, 2014. Perjalanan dan Ketika Aku Lupa terselip dalam buku antologi Dik, Sebuah Ikrar, sebuah mahar pernikahan sahabat di Makassar, 2015. Persediaan Kegembiraan termasuk dalam buku antologi hadiah setahun pernikahan sahabat di Bogor, 2015. Patani Nenek sebuah puisi tentang kuburan Toraja termaktub dalam antologi puisi TIFA Nusantara 2, DKKT dan Disporabudpar Kabupaten Tangerang, 2015. Mengarak Cumulonimbus terekam dalam antologi Puisi Hijau/ LCPGSH Suratto Green Literary Award, 2015. Saat ini masih belajar mengembangkan karyanya seputar susastra Toraja, kampung halamannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar