Jumat, 26 Agustus 2016

Yuyun Ambarwanto



Yuyun Ambarwanto lahir di Wonogiri, Jawa Tengah, 08 Februari 1987. Tercatat dalam Ensiklopedi Penulis Indonesia Jilid II  2014 yang diprakarsai Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia bersama penulis populer Indonesia lainnya. Lebih dari 50 karya buku baik antologi maupun solo berupa karya fiksi (puisi, cerpen, dongeng, dll) dan nonfiksi (buku ilmiah pendidikan, essai, jurnal, artikel, dll).

Wahyudi Abdurrahman Zaenal



Wahyudi Abdurrahman Zaenal, IBN SINENTANG lahir di kota Pontianak tanggal 24 April 1966. Mulai menulis puisi sejak tahun 1980. Selain puisi juga menulis cerita pendek, dan artikel. Karya-karyanya pernah dimuat di beberapa media lokal,  nasional, maupun negeri jiran Antologi Puisi tunggalnya BERSAMA HUJAN (Kelompok Empat Kreatif, 2011), HIJRAH (Kelopak Poedjangge, 2012), NYANYIAN LILIN PUTIH (Shell-Jagad Tempurung, 2012), PERJALANAN SAJAK BULAN KOSONG (Kelopak Poedjangge, 2013), REKAH CAMELIA DI LANGIT DESEMBER (Kelopak Poedjangge, 2014), TIGA IBU (Guepedia, 2016) dan Kumpulan Cerpen tunggalnya PUING (Jentera Pustaka, 2014).

W Haryanto



W Haryanto, penyair, eseis, penulis naskah drama dan sutradara teater. Puisi-puisinya  terkumpul dalam sejumlah buku, antara lain, Birahi Hujan (Dewan Kesenian Jakarta, 2003), Puisi Bentara (Kompas 2001) dan Hijau Kelon Puisi 2002 (Kompas, 2002), Ubud Writer Festival 2010, Temu Sastrawan Indonesia 2010, What's Poetry (Forum Penyair Internasional Indonesia 2012), dll. Buku antologi puisnya yang sudah terbit, Labirin dari Mata Mayat (2002) dan Manifesto Illusionisme (2012).Juga menyutradari pementasan teater UKM Teater MataAngin Unair dan Teater Lagung SMKN 1 Nglegok Blitar, antara lain, Mask of Syech Subakkir (di Planit Senen Jakarta, 2012), Jaran Kepang di Dalam Sumur (Taman Ismail Marzuki Jakarta, 2012), Hilangnya Anak Hilang (Aula Universitas Negeri Malang 2013), Cyber-Punk: Krisis Agraria Perkebunan Panggungredjo Blitar (Aula Pemkab Blitar 2013), dan Jaran Kepang ing Iline Pedhut (Pawai Budaya Pesisir Selatan Jawa Timur di Blitar 2013).

Tajuddin Noor Ganie




Tajuddin Noor Ganie (TNG), lahir di Banjarmasin, 1 Juli 1958. Sarjana S.1 PBSID STKIP PGRI Banjarmasin (2002) dan Sarjana S.2 FKIP Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin (2005). Dosen PBSID STKIP PGRI Banjarmasin untuk mata kuliah: (1) Penulisan Kreatif Sastra, (2) Pendekatan kajian sastra, (3) Penelitian Sastra dan Pengajarannya, (4) Kajian Sastra Banjar, (5) Kajian Puisi, (6) Kajian Prosa Fiksi, dan (7) Kajian Drama. Penerima Anugerah Pemuda Pelopor Bidang Sastra dari Menteri Negera Pemuda dan Olahraga (Ir. H. Akbar Tanjung, 1991), Hadiah Seni Bidang Sastra dari Gubernur Kalsel (Ir. H. Gusti Hassan Aman, 1998), Anugerah Astraprana sebagai Sastrawan Banjar dari Kesultanan Banjar (Sultan Haji Khairul Salleh Al Mu’tashim Billah, 2014), Anugerah Budaya dari Gubernur Kalsel (Drs. H. Rudy Ariffin, MM, 2014), Sastrawan Kalsel Berprestasi dari Walikota Banjarbaru (Drs. H. Ruzaidin Noor, 2014), dan Penghargaan Seni Kota Banjarmasin untuk bidang Seni Sastra (H. Muhidin, 2015) .

Supi El-Bala



Supi El-Bala , penyir ini tinggal di Tangerang.

Sri Subekti Handayani



Sri Subekti Handayani RI lahir di Bandung 26 juni 1967, menulis puisi dan naskah Drama / Teater - melatih dan menjadi sutradara Teater pada
Teater Gracias Bandung dan Teater Baraya Bandung dari tahun 2004. Sd sekarang, menulis Haiku, Senryu , sonian- pengelola seni Pertunjukan di BP Taman Budaya, Penelola Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat .